NAIROBI, iNewsSerpong.id – Tren penyalahgunaan obat alergi cetirizine untuk mengencangkan Miss V tengah menjadi sorotan di Kenya.
Obat yang seharusnya digunakan untuk meredakan alergi itu ramai dikonsumsi karena diklaim dapat membuat vagina lebih kering dan terasa lebih rapat saat berhubungan intim.
Fenomena ini memicu kekhawatiran otoritas kesehatan dan tenaga medis. Sebab, cetirizine bukan obat yang dirancang untuk mengencangkan atau mengubah struktur organ reproduksi perempuan.
Tren Penggunaan Cetirizine
Bahkan, beredar praktik penggunaan yang tidak semestinya, termasuk memasukkan tablet cetirizine langsung ke dalam vagina.
Pharmacy and Poisons Board (PPB), regulator obat-obatan Kenya, mengingatkan masyarakat agar tidak mengikuti tren tersebut. Peringatan serupa juga disampaikan Pharmaceutical Society of Kenya (PSK).
Cetirizine merupakan obat antihistamin yang berfungsi menghambat histamin, zat pemicu reaksi alergi. Obat ini umumnya digunakan untuk mengatasi bersin, hidung meler, mata berair, gatal-gatal, hingga biduran.
Salah satu efek samping cetirizine adalah menyebabkan mulut dan selaput lendir terasa kering. Efek inilah yang diduga memunculkan anggapan bahwa obat tersebut bisa membuat Miss V lebih rapat.
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
