Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 15 Bank di Indonesia Bangkrut hingga September 2024, Amankah Ekonomi Tanah Air?
Advertisement . Scroll to see content

Sri Lanka Bangkrut, Kemlu Siapkan Rencana Darurat Amankan WNI

Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:51 WIB
  • author Riezky Maulana
Sri Lanka Bangkrut, Kemlu Siapkan Rencana Darurat Amankan WNI
Pemerintah Sri Lanka bangkrut. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Pemerintah Sri Lanka mengalami kebangkrutan imbas inflasi yang sangat tinggi. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) beserta KBRI Kolombo menyusun rencana darurat untuk mengamankan ratusan warga negara Indonesia (WNI) bermukim di sana.

“KBRI selalu konsultasi dengan Kemlu Pusat dan koordinasi dengan otoritas Pemerintah Sri Lanka,” ujar Minister Counsellor KBRI Kolombo Heru Prayitno, Jumat (24/6/2022).

KBRI belum memutuskan terkait evakuasi wajib  bagi WNI yang tinggal di Sri Lanka. Saat ini, semua WNI terus dipantau.

Mekanisme pemantauan dan komunikasi dilakukan melalui Whatsapp Group dan pengumuman melalui laman KBRI.

Bagi yang melakukan evakuasi mandiri, KBRI memberikan dukungan. Secara umum WNI yang berada di Sri Lanka masih dapat memenuhi kebutuhan dasar untuk dapat hidup secara layak.

“Sesuai data  Mei 2022 WNI berjumlah 310 orang, dengan konsentrasi di Colombo, Galle, Kandy, dan Nuwara Eliya, “ kata Heru.

Keluhan WNI umumnya terkait nilai gaji yang tergerus tingginya nilai inflasi dan melonjaknya harga-harga.

KBRI juga telah menyiapkan dan menyalurkan kebutuhan sembako kepada WNI yang membutuhkan. Penyiapan dan penyaluran kebutuhan sembako merupakan bagian dari rencana darurat perlindungan WNI.

"Terdapat beberapa WNI yang memutuskan untuk sementara meninggalkan Sri Lanka karena krisis, jadi sifatnya mandiri dan bukan eksodus dalam jumlah yang besar," kata dia. (*)

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut