Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perayaan Hari Bhayangkara 2023, Polda Metro Siapkan 1.777 Personel di SUGBK
Advertisement . Scroll to see content

48 WNA China dan Vietnam Dicokok Polisi, Memeras dengan Modus Live Sex

Minggu, 14 November 2021 | 05:30 WIB
  • author Carlos Roy Fajarta
48 WNA China dan Vietnam Dicokok Polisi, Memeras dengan Modus Live Sex
Pemerasan bermodus Live Sex, 48 WNA China dan Vietnam dicokok polisi. (Foto : Carloy Roy Fajarta/MPI)

JAKARTA, iNewsSerpong - Sebanyak 48 orang Warga Negara Asing (WNA) China dan Vietnam diamankan Polda Metro Jaya dari sejumlah lokasi di Jakarta, Jumat (12/11/2021) malam. WNA itu terlibat dalam kejahatan pemerasan bermodus Live Sex.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Yusri Yunus mengatakan, 48 orang tersebut terlibat kejahatan lintas negara yang mana para tersangka adalah WNA keturunan China dan Taiwan.”Kita amankan di tiga lokasi di Jakarta,” katanya, Sabtu (13/11/2021).

Yang pertama pelaku ditangkap di Jalan Cengkeh Nomor 22 sebuah Ruko, kedua di Mangga Besar berupa ruko, dan ketiga ruko Jiu Jiu Zang di Komplek Mediterania Jakarta Barat. Modus operasi para tersangka menggunakan satu aplikasi Chinese.

Dimana para pelaku mencari secara random data korban kewarganegaraan China. Kemudian dicocokkan dengan satu aplikasi yang kemudian berganti dalam personal bentuknya chat Wechat atau Line. Para tersangka bisa mengirimkan namanya facing website.

Setelah korban teregistrasi, para pelaku mendapatkan kontak korban dan bisa komunikasi secara detail dan mendalam. "Korbannya kebanyakan WNA China dan Taiwan, ini kasus kejahatan Telecom Votes, dimana mereka melakukan kegiatan penipuan melalui via aplikasi,” ucapnya.

Yusri menjelaskan setelah korban didapatkan semuanya mereka menggunakan peran masing-masing. Mereka menggunakan para WNA perempuan asal China untuk berkomunikasi. Para pelaku dengan memperlihatkan satu kegiatan seksual.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut