Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Siap Ekspor 1.000 Ton Beras Premium ke Malaysia, Potensi 200.000 Ton per Tahun
Advertisement . Scroll to see content

5 Gebrakan Anwar Ibrahim PM Malaysia, Rampingkan Kabinet hingga Tak Ambil Gaji

Selasa, 29 November 2022 | 09:05 WIB
  • author Ajeng Wirachmi
5 Gebrakan Anwar Ibrahim PM Malaysia, Rampingkan Kabinet hingga Tak Ambil Gaji
Anwar Ibrahim melakukan beberapa gebrakan begitu dilantik sebagai PM Malaysia (Foto: Departemen Informasi Malaysia via Reuters)

5. Tak Ambil Gaji PM dan Pangkas Gaji Menteri

Selain merampingkan kabinet, dia juga akan memangkas gaji menteri. Namun besaran pemangkasan gaji masih dibahas. Anwar meminta para menteri baru untuk menyetujui usulan ini. 

Pemotongan gaji menteri dalam kabinet sebelumnya sudah pernah terjadi yakni pada 2018 di bawah pemerintahan Mahathir Mohamad. Kala itu, gaji menteri yang tergabung dalam kabinet koalisi Pakatan Harapan dipangkas hingga 10 persen dari gaji pokok. Tujuan pemangkasan gaji menteri adalah untuk membantu keuangan negara. 

Anwar juga menegaskan tidak akan menerima gaji sebagai PM Malaysia. Sikapnya itu ditunjukkan sebagai bentuk solidaritas kepada rakyat yang tengah berjuang meningkatkan biaya hidup. Dia ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat Malaysia dengan tidak melihat ada menteri atau pemimpin yang berorientasi pada saham, kontrak, dan gaji. 

“Saya tidak akan mengambil gaji sebagai Perdana Menteri karena saya malu mengambil gaji 80.000 ringgit (sekitar Rp280 juta) saat ada warga asli desa yang saya kunjungi sulit mendapatkan 400 ringgit (Rp1,4 juta) per bulan," ujarnya.

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut