get app
inews
Aa Read Next : Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Terus Meningkat, BNPB: 6.000 Orang Mengungsi Berminggu-minggu

Keluarkan Asap Setinggi 700 Meter, Wisatawan Gunung Bromo Diimbau Waspada 

Selasa, 09 Januari 2024 | 17:23 WIB
header img
Kawah Gunung Bromo mengeluarkan asap putih setinggi 700 meter pada Minggu (7/1/2024) dan Senin (8/1/2024). Foto/Ist

MALANG, iNewsSerpong.id – Untuk menjaga keselamatan wisatawan dan masyarakat sekitar, Pengelola wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengimbau agar waspada terkait aktivitas vulkanik dari Gunung Bromo. 

Himbauan ini dikeluarkan, mengingat dalam dua hari terakhir di hari Minggu (7/1/2024) dan Senin (8/1/2024) gunung berapi setinggi 2.329 Mdpl mengeluarkan asap dari kawah. 

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Bromo Wahyu Andrian Kusuma mengungkapkan, sepanjang hari Senin kemarin (8/1/2024) muncul kepulan asap putih dari kawah yang keluar. Asap itu disebut membumbung tinggi hingga 700 meter di puncak. 

"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang, hingga tebal tinggi sekitar 50-700 meter dari puncak," ucap Wahyu Andrian Kusuma, melalui keterangan tertulisnya, pada Selasa (9/1/2024). 

Berdasarkan pengamatan kegempaan yang dilakukan pihaknya sepanjang hari Senin kemarin, ada satu kali gempa tremor menerus yang terjadi. Namun ia memastikan status Gunung Bromo tak berubah di level II atau waspada.

"Satu kali gempa Tremor menerus dengan amplitudo 0.5-1 mm, dominan 0.5 mm. Tingkat Aktivitas Gunungapi Bromo Level II atau waspada," ujarnya. 

Pihaknya meminta masyarakat, wisatawan, dan pendaki di sekitar Gunung Bromo tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo. Dirinya juga meminta masyarakat, wisatawan, dan pelaku wisata, agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba - tiba, dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas. 

Di sisi lain, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) selaku Pengelola wisata Gunung Bromo melalui Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan BB-TNBTS Hendra, memperingatkan wisatawan yang hendak berwisata agar waspada. Sebab sejak Minggu dan Senin kemarin, Gunung Bromo mengeluarkan asap dari aktivitas vulkaniknya, kendati selama dua hari ini akses ke Kaldera Tengger, khususnya Gunung Bromo ditutup akibat peringatan Wulan Kapitu. 

"(Peringatan aktivitas vulkanik) sudah ada, himbauan baik melalui media sosial resmi, maupun ketika akan melakukan cek list pembayaran di booking online, kami juga sudah memasang banner himbauan di setiap pintu masuk dan di lokasi titik kumpul pengunjung, perihal status dan kondisi Bromo saat ini," jelas Hendra, dikonfirmasi terpisah. 

Tak hanya itu, Hendra menyebutkan, pihaknya juga telah menyiapkan petugas yang berjaga di sekitar area kawah dan melakukan patroli rutin di sekitar area kawah dengan radius satu kilometer, sebagaimana rekomendasi radius aman dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG). 

"Petugas TNBTS juga berpatroli dan bertugas ditempatkan di lokasi," kata Hendra kembali. 

Sebagai informasi, Gunung Bromo sepanjang tiga hari terakhir dikunjungi oleh 6.153 wisatawan sejak hari Sabtu (6/1/2024) hingga Senin kemarin (8/1/2024). Sedangkan di hari Selasa (9/1/2024) ini aktivitas wisata di Kaldera Tengger ditutup dalam rangka peringatan akhir Wulan Kapitu. 

Penutupan dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu 9-10 Januari 2024. Penutupan akses kendaraan bermotor ini diberlakukan mulai pukul 16.00 WIB di hari Selasa hingga pukul 16.00 WIB pada hari Rabu 10 Januari 2024 mendatang. 

Kendaraan wisatawan hanya diperkenankan masuk sampai Pakis Bincil, dari arah Pasuruan, kemudian akses kendaraan dari arah Malang dan Lumajang sampai dengan Jemplang, dan dari arah Probolinggo sampai dengan Desa Wonokerto.

 

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Selasa, 09 Januari 2024 - 16:08 WIB oleh Avirista Midaada dengan judul "Kawah Gunung Bromo Keluarkan Asap Setinggi 700 Meter, Wisatawan Diimbau Waspada”.

Editor : A.R Bacho

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut