get app
inews
Aa Read Next : Buntut tak Diantar ke Bandara, Perempuan ini Gugat Pacar Rp300 Juta

Garuda Buka Suara soal Kerusakan Mesin di Pesawat Jemaah Haji asal Makassar

Rabu, 15 Mei 2024 | 20:32 WIB
header img
Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut ratusan jemaah calon haji Embarkasi Makassar harus kembali ke Bandara Hasanuddin karena mesin mengeluarkan asap, Rabu (15/5/2024). (Foto: iNews)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Keputusan pilot Pesawat Garuda Indonesia kembali atau Return to Base (RTB) ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dinilai sudah tepat.

Pesawat dengan kode penerbangan GIA 1105 mengalami kerusakan di salah satu mesinnya saat membawa 450 jemaah haji asal Gowa yang tergabung dalam kloter 5 Embarkasi Makassar, pada Rabu (15/5/2024).

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan bahwa keputusan pilot kembali ke bandara asal tak lama setelah pesawat lepas landas. Keputusan ini diambil karena diduga ada kerusakan pada salah satu mesin pesawat yang mengeluarkan asap.

Proses Pengecekan Menyeluruh

Irfan menjelaskan, mesin pesawat memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, melalui prosedur pengecekan menyeluruh sebelum kembali beroperasi.

“Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan tersebut telah mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 17.15 WITA,” ujar Irfan.

"Hingga pernyataan ini disampaikan, seluruh penumpang diarahkan kembali ke asrama untuk menunggu kesiapan pesawat pengganti," tambah Irfan.

Irfan memastikan bahwa seluruh penumpang pesawat tiba di bandara dalam keadaan selamat dan baik. Mereka akan kembali diberangkatkan secepatnya setelah kesiapan pesawat pengganti dipastikan.

Proses pendampingan jemaah menuju asrama melibatkan stakeholder kebandarudaraan terkait untuk memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan para penumpang terjaga dengan baik. (*)

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut