get app
inews
Aa Read Next : Target Tahun Depan, Pemerintah Buat Dana Abadi Perumahan

Prabowo-Gibran Ditaksir Butuh Biaya hingga Rp120 Triliun per Tahun, Wujudkan Program 3 Juta Rumah

Rabu, 26 Juni 2024 | 05:00 WIB
header img
Program 3 juta rumah dari Prabowo-Gibran sebaiknya pakai dana abadi. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Untuk merealisasikan program 3 juta rumah dari Prabowo-Gibran, dibutuhkan biaya sebesar Rp120 triliun per tahun. Namun, angka ini dinilai tidak efektif jika hanya mengandalkan APBN.

Pengamat Properti Panangian Simanungkalit menyebut program ini bisa terwujud jika ada dana abadi perumahan yang tengah digadang-gadang oleh pemerintah.

"Kita butuh setidaknya Rp120 triliun per tahun untuk mendanai sektor perumahan. Jadi dana abadi ini saya kira dapat menjadi salah satu solusi pembiayaan perumahan," ucap Panangian dalam diskusi di Jakarta, Jumat (21/6/2024).

Dana Abadi Perumahan

Menurutnya, sumber pembiayaan lain di luar APBN bisa didapatkan dari pembentukan dana abadi perumahan. Hal ini dinilai sebagai salah satu solusi yang paling masuk akal.

"Jangan lagi mementingkan ego sektoral masing-masing, karena selama ini banyak kebijakan yang tidak bisa dieksekusi dengan baik. Soal dana abadi perumahan ini juga seharusnya satu suara," tutur dia.

Terkait target pembangunan 3 juta rumah, Panangian berpendapat program itu cukup realistis. Namun, ia mengakui persoalannya adalah masalah pendanaan. Karena itu, dengan adanya dana abadi diharapkan dapat membantu.

Sebelumnya, Direktur Pembiayaan Perumahan Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Haryo Bekti, mengatakan saat ini pemerintah tengah menggodok skema dana abadi perumahan sebagai sumber pembiayaan untuk mendanai kepemilikan rumah masyarakat.

Saat ini, mekanisme dana abadi perumahan masih dalam tahap pembahasan bersama ekosistem pembiayaan perumahan, termasuk Kementerian Keuangan. Targetnya, skema ini akan mulai diterapkan pada tahun 2025.

"Mungkin tidak bisa (diterapkan) sekarang, ya paling cepat 2025," ujar Haryo. (*)

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut