Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Dibungkam Jepang, Timnas Indonesia U-17 Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Hidrogen: Ramah Lingkungan, Namun Masih Sulit Direalisasikan

Senin, 11 Agustus 2025 | 19:38 WIB
  • author Muhamad Fadli Ramadan
Mobil Hidrogen: Ramah Lingkungan, Namun Masih Sulit Direalisasikan
Kendaraan Hidrogen belum bisa direalisasikan akibat biayanya masih tinggi dibandingkan mesin bensin (ICE) dan listrik. (Foto: AI)

JAKARTA, iNewsSerpong.id -- Kendaraan berbasis hidrogen yang dikenal sebagai Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV), masih menghadapi tantangan dalam realisasinya di Indonesia.

Tingginya biaya produksi dibandingkan dengan mobil bermesin bensin (ICE) dan listrik menjadi salah satu penghambat utama.

Mantan Menteri Perhubungan dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menyatakan bahwa kendaraan hidrogen belum dapat diadopsi secara luas di Indonesia.

Ketiadaan Infrastruktur Pendukung

Salah satu alasannya adalah ketiadaan infrastruktur yang mendukung penggunaannya.

Dalam diskusi di Gaikindo International Automotive Conference (GIAC) yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Jonan mengungkapkan pandangannya.

"Saya percaya teknologi ini akan berkembang. Jika saya masih hidup 20 tahun lagi, mungkin kita bisa melihatnya. Namun, saat ini, situasinya belum memungkinkan," ujarnya.

Toyota merupakan salah satu produsen yang serius mengembangkan kendaraan berbasis hidrogen. Meskipun demikian, hingga saat ini produk tersebut masih dalam tahap pameran dan belum dijual secara resmi.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut