HIKMAH JUMAT : Bersihkan Hati Sambut Bulan Suci
Selanjutnya, langkah yang kedua dalam rangka membersihkan hati adalah memaafkan kesalahan orang lain. Memaafkan kesalahan orang lain, baik kepada orang yang meminta maaf maupun yang tidak, adalah tindakan yang sangat mulia dan pahalanya sangat besar.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kalian tidak ingin Allah mengampuni kalian? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nur [24]: 22)
Langkah yang ketiga adalah senantiasa ikhlas dalam beribadah. Hal ini ditegaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Al-Qur’an surat Al-Bayyinah [98] ayat ke-5 yang artinya:
“Mereka tidak diperintah, kecuali untuk menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya lagi hanif (istiqamah), melaksanakan shalat, dan menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus (benar).”
Berikutnya adalah memperbanyak dzikir. Hal ini diingatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui firman-Nya yang artinya: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d [13]: 28)
Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram, tidak resah dan gelisah, dan sekaligus menjadi pertanda bahwa hati kita dalam kondisi yang sehat. Hati yang sehat inilah yang menjadi tempat terbaik bagi tumbuh suburnya takwa dalam diri insan yang beriman.
Yang terakhir adalah memperbanyak sedekah. Baginda Rasulullah SAW mengingatkan hal ini melalui sabdanya yang artinya: “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi)
Semakin banyak bersedekah, maka semakin banyak pula dosa yang dihapus. Itu artinya, noktah hitam dalam hati juga semakin berkurang. Dengan berkurangnya noktah hitam dalam hati, maka hati kembali sehat dan memiliki kemampuan yang semakin tajam untuk membedakan kebenaran dan kesalahan, atau kebaikan dan keburukan.
Semoga Allah mempertemukan kita dengan bulan suci Ramadhan 1447 H yang akan segera datang. Kita juga berharap, semoga dengan terus berusaha membersihkan hati, optimalisasi ibadah di bulan suci tahun ini dapat kita raih. (*)

Wallahu a’lam bish-shawab.
Editor : Syahrir Rasyid