Pengangguran Turun Jadi 7,35 Juta, Indonesia Benar-Benar Membaik atau Cuma Angka?
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Angka pengangguran kembali turun. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, per November 2025 jumlah pengangguran mencapai 7,35 juta orang, berkurang 109 ribu orang dibanding Agustus 2025.
Sekilas, kabar ini terdengar manis. Tapi benarkah kondisi ketenagakerjaan nasional benar-benar membaik?
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut penurunan ini seiring meningkatnya jumlah penduduk bekerja yang kini mencapai 147,91 juta orang.
Angkatan kerja juga naik menjadi 155,27 juta orang, sementara tingkat pengangguran terbuka turun ke 4,74 persen. Secara angka, grafik memang bergerak ke arah positif.
Namun di balik statistik tersebut, pertanyaan publik belum terjawab tuntas. Dari total pekerja, 32,06 persen masih bekerja dengan jam kerja tidak penuh.
Bahkan, 47,42 juta orang tercatat bekerja kurang dari 35 jam per minggu. Artinya, jutaan warga masih berada di zona rawan ketidakpastian ekonomi.
BPS juga mencatat penurunan jumlah wirausaha mandiri hingga 680 ribu orang dalam tiga bulan terakhir.
Sebaliknya, pekerja formal memang meningkat, tetapi baru menyentuh 42,30 persen dari total pekerja nasional.
Angka boleh turun, grafik boleh hijau. Tapi di lapangan, pertanyaan besar tetap menggantung: apakah lapangan kerja benar-benar semakin berkualitas, atau sekadar berganti label di laporan statistik? (*)
Editor : Syahrir Rasyid