get app
inews
Aa Text
Read Next : Sarapan Sederhana Lewat Makanan Kukusan, Halal dan Thayyib

Menkes Budi Gunadi Sadikin Buka Rahasia, Pilih Kurma saat Berbuka Lebih Sehat dari Sirup

Minggu, 22 Februari 2026 | 12:47 WIB
header img
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai kurma lebih baik dibandingkan sirup yang kerap menjadi menu andalan saat buka puasa. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin blak-blakan soal kebiasaan berbuka puasa masyarakat Indonesia yang identik dengan minuman sirup warna-warni.

Menurutnya, tradisi itu perlu ditinjau ulang. Budi secara tegas menyarankan kurma sebagai pilihan yang jauh lebih sehat dibanding sirup manis yang kerap membanjiri meja takjil saat azan magrib berkumandang.

Lewat video di akun Instagram pribadinya, @bgsadikin, Jumat (20/2/2026), Budi menyoroti fenomena “balas dendam” gula saat berbuka.

Bukan Sekadar Rasa Manis

Ia mengingatkan, tubuh yang seharian berpuasa membutuhkan asupan tepat, bukan sekadar rasa manis berlebihan. “Kita disunahkan makan kurma, ganjil. Itu bukan hanya tradisi, tapi juga baik untuk kesehatan,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan. Kurma mengandung gula alami seperti fruktosa dan glukosa yang cepat mengembalikan energi, namun tetap dibarengi serat tinggi. Kombinasi ini membantu tubuh beradaptasi setelah berjam-jam tanpa asupan.

Berbeda dengan sirup yang umumnya tinggi gula tambahan dan minim nutrisi.

Kurma Kaya Kalium dan Vitamin

Tak hanya manis alami, kurma juga kaya kalium, vitamin, serta antioksidan yang baik untuk jantung dan daya tahan tubuh.

Kandungan seratnya pun membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga membantu mengontrol porsi makan saat berbuka.

Pesan Menkes jelas: berbuka puasa bukan ajang pelampiasan dahaga, melainkan momen cerdas memilih asupan sehat demi tubuh yang tetap prima sepanjang Ramadan. (*)

 

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut