Israel Membara Terus Dihujani Rudal Iran, Netanyahu Dituntut Mundur
TEHERAN, iNewsSerpong.id – Situasi Israel kian memanas di dua front sekaligus: serangan militer dari luar dan tekanan rakyat dari dalam.
Ratusan rudal balistik Iran menghujani berbagai wilayah strategis, memicu kepanikan dan kerusakan besar.
Di saat bersamaan, ribuan warga Tel Aviv turun ke jalan, menuntut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu segera mundur.
Aksi massa berlangsung panas. Demonstran menilai kebijakan perang yang diambil Netanyahu justru menyeret Israel ke jurang krisis berkepanjangan. Mereka menyoroti kegagalan pemerintah dalam menjamin keamanan warga dan menyelesaikan isu sandera.
Aksi teatrikal penuh simbol darah pun mewarnai protes, menggambarkan kemarahan publik yang kian memuncak.
Sementara itu, Iran terus menggempur lewat operasi militer bertajuk True Promise 4.
Gelombang demi gelombang rudal diluncurkan, menyasar kota-kota besar seperti Tel Aviv, Haifa, hingga Dimona.
Serangan juga dikabarkan menghantam fasilitas vital, termasuk kilang minyak Bazan di Haifa yang terbakar hebat.
Dampaknya signifikan. Infrastruktur lumpuh, ekonomi terguncang, dan puluhan warga dilaporkan terluka.
Ketegangan pun semakin memuncak, mempertegas bahwa konflik ini belum menunjukkan tanda mereda—justru kian mendekati titik kritis yang mengkhawatirkan dunia. (*)
Editor : Syahrir Rasyid