get app
inews
Aa Text
Read Next : Tiga Perusahaan Disegel DLHK Banten, Buntut Sungai Cisadane Menghitam di Teluknaga

Restorasi Hutan Bakau Jadi Bukti 5 Tahun Perusahaan Ini Fokus Terhadap Lingkungan Alam

Sabtu, 04 April 2026 | 20:29 WIB
header img
Hutan bakau atau mangrove. Foto: ist

JAKARTA, iNewsSerpong.id - PT Andalan Artha Primanusa (ANDALAN), perusahaan jasa pertambangan nasional, mengumumkan komitmen restorasi ekosistem mangrove selama lima tahun ke depan melalui kolaborasi dengan JEJAKIN, perusahaan teknologi iklim berbasis di Indonesia.

Arfan Arlanda, Founder dan CEO JEJAKIN menjelaskan. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pemulihan lingkungan pesisir.

Indonesia memiliki sekitar 3,36 juta hektare hutan bakau, terluas di dunia, namun kehilangan rata-rata puluhan ribu hektare setiap tahunnya akibat konversi lahan dan abrasi.

Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor sumber daya alam,  memandang restorasi bakau bukan sekadar inisiatif CSR, melainkan bagian integral dari tanggung jawab operasional perusahaan.

"Keberlanjutan adalah bagian dari cara kami bertumbuh. Melalui inisiatif ini, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah bisnis kami juga memberikan kontribusi nyata terhadap lingkungan," ujar Hanny Irawan,  Sabtu (4/4/2026).

Seluruh proses restorasi akan dipantau menggunakan platform Jejakin yang menggabungkan teknologi AI dan sensor lapangan.

Setiap pohon bakau yang ditanam akan dilacak pertumbuhannya secara berkala, dengan data yang dapat diakses publik melalui dashboard terbuka.

Pendekatan ini memastikan bahwa komitmen pihaknya tidak berhenti di penanaman, tetapi terukur hingga dampak jangka panjang.

"Restorasi lingkungan membutuhkan konsistensi dan transparansi. Dengan teknologi, kita bisa memastikan bahwa setiap upaya yang dilakukan benar-benar memberikan dampak yang terukur," ujar Arfan Arlanda, Founder dan CEO JEJAKIN.

Dampak untuk Masyarakat Pesisir

Di luar manfaat ekologis, program ini juga dirancang untuk melibatkan masyarakat lokal di wilayah restorasi, mulai dari proses pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan, sehingga menciptakan peluang ekonomi langsung bagi komunitas pesisir.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut