Transformasi Sawit Rakyat: Dari Pengelolaan Tradisional ke Skala Industri
Untuk mewujudkan misi tersebut, PT Agrinas Palma Nusantara bersama Rumah Sawit Indonesia (RSI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pembangunan kapasitas petani. Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan konsep kemitraan satu manajemen terpadu.
Melalui model ini, perusahaan dan petani berdiri sejajar, di mana pendampingan tetap dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan pengelolaan kebun tidak menurun kualitasnya meski masa kemitraan telah usai.
Ketua Umum RSI, Kacuk Sumarto, menambahkan bahwa posisi petani sangat strategis dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%. Dengan prinsip tumbuh bersama, pola kemitraan ini diharapkan menjadi percontohan bagi industri sawit di Indonesia dalam menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan produktif.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar