Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kekayaan Presiden AS Terus Bertambah, 1 Tahun Berkuasa Hartanya Melonjak Rp25 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Jurnalis dan Staf Presiden AS Buang Tanda Pengenal Usai Kunjungan di China gegara Takut Disadap

Minggu, 17 Mei 2026 | 05:49 WIB
  • author Anton Suhartono
Jurnalis dan Staf Presiden AS Buang Tanda Pengenal Usai Kunjungan di China gegara Takut Disadap
Staf Gedung Putih tak mengizinkan barang-barang dari China dibawa di pesawat kepresidenan Air Force One (Foto: AP).

WASHINGTON, iNewsSerpong.id - Staf Gedung Putih melarang seluruh barang dari China dibawa masuk ke pesawat kepresidenan Air Force One usai kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Beijing, Jumat (15/5/2026).

Langkah itu dilakukan karena kekhawatiran terhadap potensi penyadapan dan spionase.

Para staf kepresidenan serta jurnalis yang ikut dalam rombongan diminta membuang tanda pengenal, kartu pers, hingga ponsel sekali pakai yang digunakan selama berada di China sebelum menaiki Air Force One.

Pemberian Pejabat China

Jurnalis The New York Post sekaligus anggota koresponden Gedung Putih, Emily Goodin, mengungkapkan sejumlah staf mengumpulkan barang-barang pemberian pejabat China lalu membuangnya ke tempat sampah di bawah tangga pesawat.

“Tidak ada barang dari China yang diizinkan masuk pesawat,” tulis Goodin di media sosial X, dikutip Sabtu (16/5/2026).

Barang yang dimusnahkan mencakup ponsel sekali pakai, pin identitas delegasi AS, hingga kartu pers khusus dari otoritas China.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut