Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gasak Honda Scoopy di Tegal Alur, Pemuda Pengangguran Dicokok Polsek Kalideres
Advertisement . Scroll to see content

Polsek Kalideres Bongkar Kamuflase Warung Sembako, Ternyata Jual Obat Keras Ilegal

Senin, 04 Mei 2026 | 10:49 WIB
  • author Puteranegara Batubara
Polsek Kalideres Bongkar Kamuflase Warung Sembako, Ternyata Jual Obat Keras Ilegal
Polsek Kalideres berhasil mengungkap praktik peredaran obat keras ilegal yang menggunakan modus kamuflase warung sembako sebagai penyamaran. Foto: Ilustrasi

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Polsek Kalideres berhasil mengungkap praktik peredaran obat keras ilegal yang menggunakan modus kamuflase warung sembako sebagai penyamaran. Dalam operasi penggerebekan tersebut, petugas mengamankan dua orang pelaku yang diduga kuat sebagai pengedar.

Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, mengungkapkan bahwa operasi ini berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas di sebuah warung kelontong di kawasan Jalan Gagak, Kelurahan Semanan.

Menindaklanjuti keresahan warga, polisi melakukan penyelidikan dan menggerebek kios tersebut pada Sabtu (2/5/2026). Kini, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kalideres.

Dalam penggerebekan tersebut, dua orang pelaku ditangkap yakni, berinisial ZF (26) dan MA (22). Polisi juga menemukan ratusan butir obat keras dari berbagai jenis yang diduga kuat siap diedarkan secara ilegal.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran obat-obatan tanpa izin yang dapat membahayakan masyarakat.

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas keberanian warga yang telah melapor. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami pastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah ini,” ucapnya.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut