get app
inews
Aa Text
Read Next : Terseret Polemik Video JK, Ade Armando Pilih Mundur dari PSI

Bro Ron Dibogem 2 Orang di Menteng, PSI Desak Polisi Tangkap Pelaku

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:08 WIB
header img
Ronald Ariston Sinaga atau akrab dikenal Bro Ron. Foto: Instagram/brorondm

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus pemukulan yang menimpa Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron.

Bertempat di kantor PSI, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5/2026), Ali menyampaikan keprihatinannya dan menegaskan bahwa setiap pelaku tindak pidana di wilayah NKRI wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum tanpa pengecualian.

"Sehingga tentunya kami minta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas. Dan bahkan kalau kemudian kemungkinan ada orang-orang tertentu yang mem-backing ini," kata Ali.

"Ya saya minta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dan menyampaikan kepada publik supaya kemudian peristiwa ini tentunya kita harapkan tidak lagi terulang," pungkasnya.

Sekedar informasi, Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga atau dikenal dengan Bro Ron menjadi korban pemukulan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026) kemarin. 

Adapun, aksi pemukulan tersebut dibagikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Dari video yang diunggah, terlihat Ronald atau Bro Ron tengah berada bersama beberapa orang lain di suatu tempat.

Kemudian, secara tiba-tiba terlihat satu orang melayangkan pukulan terhadapnya. Tak lama kemudian, juga terlihat satu orang lainnya melakukan aksi yang sama hingga dilerai oleh sejumlah orang berada di lokasi tersebut.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Menteng, AKBP Braiel Ronald Rondonuwu mengonfirmasi peristiwa pemukulan terhadap Bro Ron. Dia menyebut, Bro Ron juga sudah membuat laporan polisi.

“Benar ada kejadian seperti di video. Pak Ronald sudah membuat Laporan Polisi dan sudah kami antarkan untuk di visum serta diminta keterangan, termasuk saksi-saksi,” ucap Braiel saat dihubungi, Selasa (5/5/2026).

Dia menambahkan, saat ini dua orang terduga pelaku sudah diamankan. Keduanya saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Terduga pelaku sebanyak 2 orang sudah kami amankan di Polsek untuk di proses lanjut,” tuturnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut