Kisah Inspiratif Ibu Iin yang Sukses Memasarkan Pempek Kuliner Legendaris di Final PFL 2026
JAKARTA, iNewsSerpong.id -
Di balik riuh sorak sekitar 5.400 penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta pada laga Final Pro Futsal League 2026, terselip sebuah kisah perjuangan dan rasa syukur yang mendalam dari seorang ibu pelaku UMKM.
Kompetisi olahraga bergengsi ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet muda untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ruang bertumbuh bagi para pengusaha ultra mikro di tingkat akar rumput, berkat dukungan penuh dari PNM selaku sponsor utama.
Through inisiatif ini, PNM sengaja memboyong sejumlah nasabah prasejahtera binaannya untuk memasarkan produk mereka secara langsung di tengah keramaian acara.
Salah satu yang mendapatkan kesempatan berharga tersebut adalah Ibu Iin Sutiyani, seorang nasabah PNM Mekaar yang mengandalkan kuliner pempek sebagai sumber penghidupan. Selama hampir dua dekade, Ibu Iin setia mempertahankan resep turun-temurun ini demi menopang ekonomi keluarga.
Perjuangan itu terasa kian berat sekaligus krusial ketika kondisi kesehatan suaminya menurun akibat sakit yang diderita. Di tengah himpitan situasi yang serba tidak mudah, usaha pempek itulah yang menjadi tumpuan utama Ibu Iin agar tidak menyerah demi masa depan anak-anaknya.
Hadir di final liga futsal nasional ternyata membawa berkah luar biasa bagi usahanya. Dalam waktu satu hari saja, omzet penjualan pempeknya melonjak berkali-kali lipat dibanding hari biasa karena mendapat sambutan hangat dari para pengunjung.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar