Baku Tembak Dekat Gedung Putih: Pelaku Tewas, Ternyata Pernah Mengaku Sebagai Osama bin Laden
WASHINGTON DC, iNewsSerpong.id - Insiden baku tembak mencekam terjadi di pos pemeriksaan luar Gedung Putih, Washington DC, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Seorang pria bersenjata laras panjang tewas setelah diterjang timah panas Dinas Rahasia AS (Secret Service).
Berdasarkan penyelidikan awal, pelaku melepaskan tembakan ke arah petugas yang berjaga sebelum akhirnya dibalas oleh aparat. Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia. Selain pelaku, seorang warga sipil yang berada di lokasi juga dilaporkan terluka akibat terkena peluru nyasar.
Sumber pejabat penegak hukum mengidentifikasi pelaku bernama Nasire Best (21). Rekam jejak menunjukkan, Best sudah berulang kali berurusan dengan Secret Service.
Pada Juni 2025, ia pernah ditangkap karena memblokir jalur masuk Gedung Putih dan mengklaim dirinya sebagai tuhan, hingga harus menjalani pemeriksaan kejiwaan. Tak hanya itu, ia juga pernah menulis di media sosial dan mengklaim dirinya mengaku sebagai Osama bin Laden serta mengutarakan niat mencelakai Donald Trump.
Saat insiden terjadi, Presiden Donald Trump dipastikan aman di dalam kompleks Gedung Putih. Trump, yang membatalkan liburan akhir pekan Hari Pahlawan demi memantau situasi Iran, langsung menerima laporan lengkap dari pihak keamanan. Kompleks istana AS tersebut sempat diberlakukan status lockdown selama 40 menit pascapenembakan.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar