Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Akan Dimakamkan di TMP Kalibata, Senin 01 Juni 2026
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Dikerjai Rusia, Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Tiba-tiba Gangguan Sinyal

Senin, 25 Mei 2026 | 20:37 WIB
  • author Muhaimin
Diduga Dikerjai Rusia, Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Tiba-tiba Gangguan Sinyal
Jet Angkatan Udara Inggris pembawa Menhan John Healey tiba-tiba mengalami gangguan sinyal saat terbang di dekat perbatasan Rusia. (Foto/Wikimedia Commons)

LONDON, iNewsSerpong.id - Jet Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) yang ditumpangi Menteri Pertahanan (Menhan) John Healey tiba-tiba mengalami gangguan sinyal misterius.

Insiden tersebut terjadi saat pesawat terbang di dekat perbatasan Rusia, dan sumber pertahanan London menduga kuat hal itu merupakan ulah Moskow.

Berdasarkan laporan The Times, Senin (25/5/2026), peristiwa terjadi saat Healey dalam perjalanan pulang ke Inggris usai mengunjungi pasukan NATO di Estonia.

Kehilangan Koneksi Internet

Akibat gangguan tersebut, seluruh ponsel pintar dan laptop di dalam jet Dassault Falcon 900LX kehilangan koneksi internet.

Tak hanya itu, sistem GPS pesawat dinonaktifkan selama penerbangan tiga jam, memaksa pilot beralih menggunakan sistem navigasi alternatif.

Meski demikian, kru memastikan pesawat tetap dapat beroperasi dan mendarat dengan aman.

"Ini adalah campur tangan Rusia yang sembrono, tetapi RAF telah siap untuk menangani aktivitas ini," ujar seorang sumber pertahanan Inggris.

Situs Pelacak Publik

Belum diketahui pasti apakah Menhan Healey sengaja menjadi target utama, namun jalur penerbangannya memang terpantau di situs pelacak publik.

Gangguan sinyal GPS kini telah menjadi bagian dari perang modern dan kerap dikaitkan dengan Rusia. Insiden serupa juga pernah menimpa pesawat Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen pada September 2025, serta jet RAF yang membawa mantan Menhan Inggris Grant Shapps pada Maret 2024 lalu.

Ketegangan ini memperpanjang gesekan kedua negara.

Beberapa hari sebelumnya, Kementerian Pertahanan Inggris juga sempat mengecam tindakan berbahaya dua jet tempur Rusia (Su-35 dan Su-27) yang nekat mencegat pesawat mata-mata RAF di atas Laut Hitam hingga memicu sistem darurat pesawat. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut