get app
inews
Aa Text
Read Next : Unik! Kerbau 'Donald Trump' Selamat dari Penyembelihan di Hari Raya Idul Adha di Bangladesh

Netanyahu Kena Semprot, Donald Trump: Kalau Bukan karena Saya, Anda Akan Dipenjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:58 WIB
header img
Donald Trump mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu selama percakapan telepon pada Senin (1/6). (Foto: AP)

WASHINGTON, iNewsSerpong.id -- Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan memanas.

Donald Trump mengecam keras Netanyahu dalam sebuah percakapan telepon yang terjadi pada Senin (1/6/2026).

Kabar ketegangan ini diungkap oleh seorang sumber pejabat AS yang mengetahui isi percakapan kedua pemimpin tersebut, sebagaimana dilaporkan pertama kali oleh portal berita Axios.

Kalimat Menohok Buat Netanyahu

Dalam panggilan telepon itu, Trump melontarkan kalimat menohok yang menyinggung masalah hukum yang tengah menjerat sang Perdana Menteri Israel.

"Anda akan berada di penjara jika bukan karena saya. Semua orang membenci Anda sekarang. Semua orang membenci Israel karena ini," ujar Trump kepada Netanyahu, merujuk pada kasus dugaan korupsi yang saat ini dihadapi Netanyahu.

Operasi Serangan Darat

Menurut laporan Axios, Trump naik pitam lantaran Israel terus mengintensifkan serangan ke Lebanon dalam beberapa hari terakhir, bahkan memperluas operasi serangan darat.

Sejumlah sumber pejabat lain menambahkan bahwa Trump sampai menyebut Netanyahu "gila" dan menggunakan kata-kata kasar dengan nada berteriak.

Meski Trump memahami bahwa kelompok Hizbullah terus meningkatkan serangan terhadap Israel dalam beberapa hari terakhir, ia menilai balasan militer yang dilakukan oleh pasukan Zionis ke Lebanon sudah tidak proporsional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau pernyataan resmi dari pihak kantor Perdana Menteri Israel terkait bocornya percakapan telepon yang tegang tersebut. (*)

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut