3 Aktivitas Bantu Pulihkan Mental Lepas dari Kecanduan Media Sosial
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Lepas dari kecanduan media sosial bukan perkara mudah, terutama bagi orang yang terbiasa menghabiskan banyak waktu untuk scrolling, mengecek notifikasi, hingga mengikuti berbagai informasi terbaru.
Agar proses detoks media sosial berjalan lebih optimal, waktu yang biasanya digunakan untuk bermain media sosial perlu dialihkan ke aktivitas offline.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, menyarankan tiga aktivitas yang dapat dilakukan, yakni olahraga, interaksi tatap muka, dan istirahat.
Menurut dr. Adam, penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memicu overstimulasi yang berujung pada kecemasan dan kelelahan mental.
“Media sosial memang bisa memicu overstimulasi yang berujung pada kecemasan dan kelelahan mental. Durasi detoks yang optimal bervariasi antar penelitian, namun sebagian menyebutkan durasi satu sampai dua minggu,” ujar dr. Adam, dikutip Senin (10/8/2026).
Berikut tiga aktivitas yang dapat dilakukan selama menjalani detoks media sosial:
Olahraga dapat menjadi pilihan untuk mengisi waktu yang sebelumnya digunakan untuk scrolling media sosial. Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, aktivitas fisik membuat seseorang lebih banyak bergerak dan tidak terpaku pada layar ponsel.
Olahraga juga dapat membantu membangun rutinitas yang lebih terstruktur selama menjalani detoks digital.
Menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, atau orang-orang terdekat bisa menjadi alternatif ketika mengurangi penggunaan media sosial.
Interaksi secara langsung memberikan kesempatan untuk berkomunikasi tanpa perantara layar. Aktivitas ini juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap interaksi virtual dan informasi yang terus muncul di media sosial.
Editor : Syahrir Rasyid