get app
inews
Aa Text
Read Next : 63 Brand Bakal Ramaikan GIIAS 2025, Jadi Pameran Terbesar Setelah Shanghai Auto Show

Tunggu Kepastian Regulasi, Xpeng Tahan Peluncuran Mobil Hybrid di Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 08:32 WIB
header img
Xpeng belum berencana menghadirkan mobil hybrid ke Indonesia meski telah memiliki teknologi EREV di pasar global. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Produsen otomotif asal China, Xpeng, menyatakan belum berencana meluncurkan lini kendaraan hybrid ke pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil karena perusahaan masih menunggu kejelasan regulasi serta kebijakan insentif dari pemerintah terkait kendaraan semi-listrik tersebut.

Padahal di pasar global, Xpeng telah menguasai teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV) yang siap pakai.

Evaluasi Pasar Lebih Dalam

Namun, ketidakpastian aturan membuat mereka memilih untuk menahan diri dan mengevaluasi pasar lebih dalam.

Di tengah wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kendaraan hemat energi seperti hybrid dan listrik murni sebenarnya diproyeksikan akan semakin diminati masyarakat.

Meski demikian, Xpeng menilai kepastian payung hukum tetap menjadi indikator utama dalam menentukan strategi peluncuran produk baru.

Saat ini, Xpeng memilih untuk fokus mengembangkan pasar kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV).

Segmen tersebut dinilai memiliki dukungan regulasi dan insentif yang jauh lebih jelas serta matang dibandingkan dengan segmen hybrid.

Model EREV di Indonesia

CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, menjelaskan bahwa pihak manajemen terus memantau arah kebijakan pemerintah sebelum mengambil keputusan final untuk memasarkan model EREV di Indonesia.

"Saat ini kami masih menunggu regulasi. Kami masih mempertimbangkan aturan dan insentif pemerintah terkait dengan mobil hybrid. Saat ini, fasilitas dan kemudahan insentif lebih difokuskan pada kendaraan listrik (BEV)," ujar Djohan dalam wawancara, Minggu (30/6/2026).

Dia menegaskan, secara teknologi Xpeng sudah sangat siap memasuki segmen hybrid.

Namun, perusahaan menilai kondisi pasar dan kepastian regulasi menjadi faktor krusial sebelum meluncurkan produk tersebut secara resmi di Indonesia. (*)

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut