Amerika Serikat Akan Lumpuhkan Ekonomi Iran, Akibat Gagal Kalahkan dengan Senjata
TEHERAN, iNewsSerpong.id – Amerika Serikat (AS) berencana meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran setelah upaya militer dinilai belum mampu memaksa Teheran menyerah.
Utusan AS untuk PBB, Mike Waltz, mengatakan langkah yang dilakukan Menteri Keuangan Scott Bessent telah memberikan tekanan berat terhadap perekonomian Iran.
Menurutnya, para pejabat Iran kini lebih mengkhawatirkan kondisi ekonomi dibandingkan serangan militer.
“Saat Iran duduk bersama negosiator kami, yang mereka bicarakan hanyalah uang tunai,” ujar Waltz dalam wawancara dengan Fox News.
Waltz menyebut para pemimpin Iran semakin menghadapi tekanan akibat pelemahan mata uang dan tingginya inflasi. AS juga mempertahankan pembekuan sejumlah aset Iran serta tekanan ekonomi lainnya.
Menurut Waltz, tekanan tersebut, ditambah blokade, diharapkan dapat memaksa Iran melunak dan kembali serius dalam perundingan.
Namun, efektivitas strategi tersebut diragukan. Profesor Georgetown University di Qatar, Mehran Kamrava, menilai negosiasi AS-Iran berjalan sangat lambat dan belum menunjukkan tanda-tanda terobosan.
Editor : Syahrir Rasyid