Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Terus Meningkat, BNPB: 6.000 Orang Mengungsi Berminggu-minggu
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Menyelimuti Mobil, Awas Jangan Langsung Hidupkan Mesin

Senin, 07 September 2026 | 07:11 WIB
  • author Dani M Dahwilani
Abu Vulkanik Menyelimuti Mobil, Awas Jangan Langsung Hidupkan Mesin
Ilustrasi, mobil yang diselimuti abu vulkanik akibat erupsi gunung api tidak boleh langsung dinyalakan. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Mobil yang tertutup abu vulkanik akibat erupsi gunung api sebaiknya tidak langsung dinyalakan. Partikel abu dapat masuk ke sistem asupan udara, filter hingga komponen mesin dan berpotensi menyebabkan kerusakan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status gunung api tersebut pada Level III atau Siaga. Abu vulkanik yang terbawa angin juga dapat menyebar ke sejumlah wilayah dan mengenai kendaraan.

Berbeda dengan debu biasa, abu vulkanik memiliki sifat abrasif yang dapat menggores cat dan kaca mobil. Karena itu, kendaraan perlu dibersihkan secara hati-hati sebelum digunakan kembali.

Jangan Langsung Nyalakan Mesin

Jika abu menumpuk cukup tebal, terutama di sekitar kap mesin dan gril, jangan langsung menghidupkan kendaraan. Periksa dan bersihkan bagian luar serta kondisi filter udara terlebih dahulu.

Pemilik mobil juga disarankan tidak menyalakan wiper ketika kaca masih kering dan dipenuhi abu. Partikel abu dapat bertindak seperti amplas dan menyebabkan kaca baret. Bersihkan kaca menggunakan air terlebih dahulu.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut