Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Beban Rawabuntu – Cisauk Terpangkas, Penumpang KRL Diuntungkan
Advertisement . Scroll to see content

62 Ribu Warga Tangerang Terancam Kekeringan pada Kemarau Ekstrem

Kamis, 17 September 2026 | 10:30 WIB
  • author Elva Setyaningrum
62 Ribu Warga Tangerang Terancam Kekeringan pada Kemarau Ekstrem
BPBD Banten membantu memenuhi kebutuhan air bersih untuk warga di Kabupaten Tangerang. (Foto: Ist)

Potensi Kebakaran Tinggi

Menurut Achmad, kondisi kemarau tidak hanya menyebabkan berkurangnya sumber air, tetapi juga meningkatkan potensi kebakaran lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Pasokan air bersih, kata dia, masih dapat ditangani pemerintah daerah bersama PDAM, PMI, dan pihak swasta.

BPBD memperkirakan kekeringan masih dapat berlangsung hingga 60 hari ke depan. Namun, status siaga bencana belum ditetapkan karena kebutuhan masyarakat masih dinilai dapat ditangani melalui distribusi air dan penanganan di lapangan.

Status siaga akan dipertimbangkan jika kekeringan berlangsung lebih lama dan wilayah terdampak semakin meluas. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut