Nama Baik dan Harga Diri Terkoyak, Jokowi Pastikan Hadir di Sidang Dokter Tifa
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan menghadiri persidangan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa terkait kasus tudingan ijazah palsu.
Kehadiran Jokowi menjadi bentuk penghormatan terhadap lembaga peradilan sekaligus kesempatan menyampaikan langsung dampak tudingan tersebut terhadap dirinya.
Pengacara Jokowi, Rivai Kusumanegara, mengatakan kliennya telah berulang kali menyatakan kesediaan hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).
"Pak Jokowi sudah menyatakan berkali-kali akan hadir. Kenapa? Sebagai bentuk penghormatan dia kepada lembaga peradilan," kata Rivai di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Menurut Rivai, Jokowi ingin menjelaskan secara langsung kepada hakim bagaimana tudingan ijazah palsu telah mengoyak nama baik dan harga dirinya.
"Memang beliau kan ingin menyatakan menjelaskan pada hakim bagaimana terkoyaknya nama baiknya, harga dirinya. Dan ini kan nggak bisa diterangkan oleh orang lain. Oleh beliau sendiri," ujarnya.
Rivai menuturkan, setelah pensiun sebagai presiden, Jokowi sebenarnya ingin menjalani kehidupan yang tenang bersama keluarga dan menjaga jarak dari persoalan politik.
Namun, polemik ijazah tersebut dinilai terus menyeret namanya, bahkan hingga ke keluarganya.
Jokowi juga mempertanyakan haknya untuk menjaga privasi dan membela nama baiknya sebagai mantan pejabat negara.
Selain itu, Rivai menyebut Jokowi keberatan karena polemik tersebut turut menyeret sejumlah pihak, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan kementerian yang membidangi pendidikan.
Bahkan, menurut Rivai, makam orang tua Jokowi juga didatangi pihak yang meragukan keaslian ijazahnya.
Rivai berharap persoalan mengenai dampak tudingan tersebut dapat dijelaskan langsung oleh Jokowi di hadapan majelis hakim dalam persidangan. (*)
Editor: Syahrir Rasyid