SERPONG CITY, iNewsSerpong.id - Ruang redaksi iNewsSerpong yang biasanya sunyi senyap tiba-tiba gegap gempita dengan tawa dan canda. Rupanya, sejumlah mahasiswa Program Studi Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyambangi kantor Redaksi iNewsSerpong, Selasa (15/11/2022), sore.
"Mohon maaf Kanda, kami tidak mengabari terlebih dahulu kalau mau berkunjung ke kantor iNewsSerpong. Biar kedatangannya jadi seru," ungkap Nasrullah Nara, staf pengajar Program Studi Jurnalistik UMN yang mendampingi mahasiswanya, Selasa (15/11/2022).
Baca Juga
Lagi Tahlilan Motor Digasak Maling Kepergok Warga, Pelaku Babak Belur Dikeroyok
Seputar Dunia Jurnalistik
Tamu terhormat itu pun berbincang hangat di Studio Podcast iNewsSerpong. Banyak pertanyaan menarik seputar dunia jurnalistik. Salah satunya munculnya kekhawatiran terhadap profesi jurnalis ke depan.
"Apakah profesi ini (jurnalis) bisa survive di masa depan, melihat perkembangan sekarang di mana media mainstream semakin terdesak," tanya seorang dari mahasiswa tamu itu.
Baca Juga
PNJ dan iNewsSerpong Teken MoU, Kedua Pihak Sepakat Jalin Kerjasama
Mendengar pertanyaan menggelitik itu, Pemimpin Redaksi iNewsSerpong, Syahrir Rasyid, menimpali, tak perlu khawatir karena profesi jurnalis tidak ada matinya. Dalam era digital yang berubah adalah platform, misalnya koran dalam bentuk kertas sudah mulai sulit dijumpai, kini menjelma menjadi e-paper. "Artinya masih butuh jurnalis," tegasnya.
Memang seringkali terdengar pandangan bahwa peran jurnalis pelan tapi pasti akan digantikan kreator konten karena tuntutan dunia digital. Di mata Syahrir Rasyid pandangan tersebut keliru. "Harus dipahami bahwa jurnalis sudah pasti seorang kreator konten tetapi seorang kreator konten bukanlah jurnalis," ucapnya. (*)
Baca Juga
Politeknik Negeri Jakarta Jajaki Kolaborasi dengan iNewsSerpong, Mahasiswa Bisa Magang Langsung
Editor: Syahrir Rasyid