Tesla Bakal PHK 10% Karyawan, Penjualan Tergerus Pesaing dari China

Mohammad Faizal
Tesla berencana memangkas 10% lebih jumlah karyawannya di seluruh dunia akibat turunnya penjualan. (Foto: Ist)

Rencana PHK ini datang setelah Tesla melaporkan penurunan pengiriman kendaraan global pada kuartal pertama, yang merupakan penurunan pertama dalam hampir empat tahun, karena upaya pemotongan harga tidak berhasil meningkatkan permintaan.

Tesla, yang akan melaporkan pendapatannya pada tanggal 23 April, bersiap menghadapi perlambatan pada tahun 2024 setelah mengalami pertumbuhan penjualan yang pesat selama beberapa tahun terakhir.

Tesla telah lamban dalam memperbarui model-model lamanya karena tingkat suku bunga yang tinggi telah mengurangi minat konsumen terhadap kendaraan yang mahal, sementara pesaingnya di China, pasar mobil terbesar di dunia, telah meluncurkan model-model yang lebih terjangkau.

Reuters melaporkan bahwa Tesla telah membatalkan mobil murah yang telah dijanjikan sebelumnya untuk mendorong pertumbuhan pasar massal.

Perusahaan tersebut berupaya untuk meningkatkan margin labanya, yang telah terpuruk akibat pemotongan harga berulang kali, terutama di China di mana persaingan dengan pesaing lokalnya, seperti BYD dan Xiaomi, semakin ketat.

BYD telah mengambil alih posisi Tesla sebagai produsen kendaraan listrik terbesar di dunia pada kuartal keempat.

Tesla mencatat margin laba kotor sebesar 17,6% pada kuartal keempat, yang merupakan level terendah dalam lebih dari empat tahun.

Sebelumnya, Tesla telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 4% tenaga kerjanya di New York pada Februari tahun sebelumnya sebagai bagian dari siklus tinjauan kinerja, sebelum kampanye serikat pekerja diluncurkan oleh karyawan. (*)

 

 


Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com oleh Mohammad Faizal dengan judul "Penjualan Tergerus Pesaing China, Tesla Bakal PHK 10% Tenaga Kerja".

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network