Jurnalis dan Staf Presiden AS Buang Tanda Pengenal Usai Kunjungan di China gegara Takut Disadap

Anton Suhartono
Staf Gedung Putih tak mengizinkan barang-barang dari China dibawa di pesawat kepresidenan Air Force One (Foto: AP).

Hindari Mata-mata Siber

Sementara itu, jurnalis Fox News Ainsley Earhardt menyebut seluruh delegasi AS diwajibkan menggunakan ponsel sementara selama perjalanan.

Setelah kunjungan selesai, perangkat tersebut harus ditinggalkan atau dihancurkan demi mencegah kemungkinan mata-mata siber.

Menurut Earhardt, beberapa anggota delegasi bahkan diminta mematikan ponsel pribadi dan meninggalkannya di pesawat selama berada di China.

Hubungan Amerika Serikat dan China memang masih diwarnai ketegangan terkait isu Taiwan, Hong Kong, etnis Uighur, hingga perang dagang. Washington juga menuduh kelompok peretas yang didukung Beijing terlibat dalam sejumlah serangan siber terhadap infrastruktur AS.

Meski demikian, Trump dan Presiden China Xi Jinping tetap menunjukkan hubungan yang hangat dalam pertemuan bilateral mereka dengan saling memberikan pujian atas kepemimpinan masing-masing. 

Editor : Syahrir Rasyid

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network