JAKARTA, iNewsSerpong.id - Pemerintah resmi meluncurkan pilot project Bus Hidrogen-Diesel Dual Fuel (H2 DDF) dalam ajang Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (21/7/2026).
Bus ini dijadwalkan bakal segera menjalani uji coba di jalan raya. Bus H2 DDF hasil modifikasi armada milik Perum Damri.
Transportasi Rendah Emisi
Meski tetap mempertahankan mesin diesel Hino enam silinder berkapasitas 7.684 cc, kendaraan ini mampu mengonsumsi kombinasi bahan bakar solar dan gas hidrogen yang disimpan dalam 16 tabung khusus.
Inovasi ini diharapkan menjadi solusi transisi menuju transportasi rendah emisi tanpa perlu mengganti seluruh armada bus diesel yang ada saat ini.
Perkuat Ketahanan Energi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pengembangan hidrogen merupakan bagian penting dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung target transisi energi nasional.
"Melalui pembangunan ekosistem hidrogen yang terintegrasi, Indonesia tidak hanya menghasilkan energi bersih, tetapi juga menciptakan nilai tambah di dalam negeri, meningkatkan daya saing industri nasional, menarik investasi, serta membuka peluang kerja dan pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan," ujar Bahlil. (*)
Editor : Syahrir Rasyid
Artikel Terkait
