Warga Tangerang Terpaksa Konsumsi Air Sungai Cimanceuri, 5 Bulan Krisis Air Bersih

Sultan Tanjung
Warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami krisis air bersih selama sekitar lima bulan akibat kemarau. (Foto: Ist)  

TANGERANG, iNewsSerpong.id – Warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami krisis air bersih selama sekitar lima bulan akibat kemarau.

Kondisi tersebut membuat warga terpaksa memanfaatkan air Sungai Cimanceuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk memasak dan minum.

Pantauan di lokasi, sejumlah warga mengambil air sungai menggunakan jeriken. Air tersebut juga digunakan untuk mandi, mencuci pakaian hingga peralatan rumah tangga.

Sumber Air Alternatif

Kondisi Sungai Cimanceuri terlihat keruh dan berbau. Sampah juga tampak menggenang di sejumlah titik. Sementara sumur warga telah mengering akibat kemarau berkepanjangan.

Salah seorang warga, Marhum, mengatakan kekeringan telah berlangsung sekitar lima bulan. Warga terpaksa menggunakan air sungai karena tidak memiliki sumber air alternatif.

"Udah kelamaan kemarau jadi masyarakat terpaksa menggunakan air sungai karena air sumur sudah enggak ada, bantuan dari pemerintah juga enggak ada," kata Marhum, Kamis (17/9/2026).

Editor : Syahrir Rasyid

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network