Abu Vulkanik Menyelimuti Mobil, Awas Jangan Langsung Hidupkan Mesin

Dani M Dahwilani
Ilustrasi, mobil yang diselimuti abu vulkanik akibat erupsi gunung api tidak boleh langsung dinyalakan. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Mobil yang tertutup abu vulkanik akibat erupsi gunung api sebaiknya tidak langsung dinyalakan. Partikel abu dapat masuk ke sistem asupan udara, filter hingga komponen mesin dan berpotensi menyebabkan kerusakan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status gunung api tersebut pada Level III atau Siaga. Abu vulkanik yang terbawa angin juga dapat menyebar ke sejumlah wilayah dan mengenai kendaraan.

Berbeda dengan debu biasa, abu vulkanik memiliki sifat abrasif yang dapat menggores cat dan kaca mobil. Karena itu, kendaraan perlu dibersihkan secara hati-hati sebelum digunakan kembali.

Jangan Langsung Nyalakan Mesin

Jika abu menumpuk cukup tebal, terutama di sekitar kap mesin dan gril, jangan langsung menghidupkan kendaraan. Periksa dan bersihkan bagian luar serta kondisi filter udara terlebih dahulu.

Pemilik mobil juga disarankan tidak menyalakan wiper ketika kaca masih kering dan dipenuhi abu. Partikel abu dapat bertindak seperti amplas dan menyebabkan kaca baret. Bersihkan kaca menggunakan air terlebih dahulu.

Bersihkan dengan Hati-Hati

Singkirkan tumpukan abu secara perlahan menggunakan kemoceng lembut atau alat berbulu halus. Hindari menggosok permukaan secara keras.

Setelah itu, bilas mobil dengan air mengalir bertekanan rendah dari bagian atas ke bawah. Lanjutkan dengan shampo khusus mobil dan spons lembut, kemudian keringkan menggunakan kain microfiber.

Jangan lupa periksa filter udara mesin, filter kabin, sistem AC, kolong, ruang roda, kaki-kaki serta komponen pengereman.

Jika kendaraan terpapar abu dalam jumlah banyak atau terlanjur dinyalakan, pemeriksaan di bengkel menjadi langkah yang lebih aman sebelum mobil kembali digunakan. (*)

 

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network