Suara Penyintas MS di MS Summit 2026: Mengobarkan Semangat Inklusi dan Aksi Nyata

Vitrianda Hilba Siregar
Perjalanan Sahabat MS dari Jakarta hingga ke Hainan menjadi gambaran nyata bagaimana suara para penyintas Multiple Sclerosis mampu menggerakkan kolaborasi lintas sektor. Foto: ist

Jessy menegaskan, pasien seharusnya merasa aman saat menyampaikan kebutuhan mereka. Namun, menyampaikan kebutuhan tidak boleh menjadi syarat agar seseorang baru bisa mendapatkan layanan kesehatan yang tepat dan terpercaya.

Filosofi kebersamaan ini terpancar dari pengalaman Jessy saat berlatih bersama Jakarta Paddle Club menuju kompetisi perahu naga di Hainan. 

Melalui komunikasi yang terbuka dan penyesuaian yang tepat, seluruh tim belajar saling mendukung keterbatasan fisik tanpa mengecilkan potensi satu sama lain.

 Ibarat mendayung perahu naga yang hanya bisa maju jika semua orang saling memperhatikan, seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem kesehatan pun pada dasarnya berada dalam satu perahu yang sama.

Komitmen bersama ini kini diwujudkan dalam langkah nyata, mulai dari penguatan edukasi publik untuk deteksi dini, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penataan jalur rujukan yang terstruktur, hingga penyediaan terapi yang tepat seperti Disease-Modifying Therapy (DMT) serta rehabilitasi medis secara berkesinambungan.

Melalui ruang dialog yang jujur dan setara ini, Sahabat MS berharap pemahaman yang telah terbangun dapat segera bertransformasi menjadi aksi nyata, akses yang adil, serta kesempatan bagi setiap penyintas untuk menjalani kehidupan yang utuh dan bermakna.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network