JAKARTA, iNewsSerpong.id - Perusahaan konsultan properti, PT Knight Frank Indonesia melaporkan meski Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia berpindah dari Jakarta ke Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur. Tidak berdampak besar terhadap pertumbuhan pasar properti di Jakarta khususnya dari segi harga.
">IKN tidak banyak memberikan pengaruh pada pertumbuhan pasar di Jakarta. Sebanyak 54% responden juga menilai hal tersebut tidak akan berpengaruh negatif terhadap tingkat okupansi properti di Jakarta," ungkap Country Head Knight Frank Indonesia, Willson Kalip dikutip Senin (6/6/2022).
Dia memastikan meskipun IKN pindah, kawasan Jabodetabek, khususnya Jakarta, akan tetap menjadi poros untuk beragam kegiatan bisnis dan investasi properti.
"Optimisme bertumbuhnya sektor properti di Jakarta juga tercatat dari tidak akan terpengaruhnya jumlah pasokan ataupun permintaan properti di Jakarta," tegasnya.
Sebagai tambahan, sektor residensial dan perkantoran juga diprediksi akan terbangun paling awal di pengembangan IKN.
Fasilitas logistik dan industri, hotel, serta ritel juga dinilai perlu dibangun pada tahapan awal.
Indonesia Property Survey juga mencatat beberapa kota lain yang potensial untuk investasi properti 3-5 tahun kedepan.
Penajam Paser Utara, juga termasuk sebagai salah satu kota yang potensial untuk investasi properti.(*)
Editor : A.R Bacho
Artikel Terkait