Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 19 Investor Suntik Rp 100,8 Triliun, Elon Musk Tidak Sendirian Beli Twitter
Advertisement . Scroll to see content

Lebih dari 50 Ribu Tahun Lalu Orang Afrika Sudah Mengenal Jejaring Sosial, itu Dibuktikan Arkeolog

Rabu, 29 Maret 2023 | 16:14 WIB
  • author Yudi Setyowibowo
Lebih dari 50 Ribu Tahun Lalu Orang Afrika Sudah Mengenal Jejaring Sosial, itu Dibuktikan Arkeolog
Sejak 50.000 tahun lalu, orang-orang Afrika sudah mengenal jejaring sosial melalui manik-manik yang terbuat dari kulit telur burung unta. (Foto : Ist)

Para peneliti menggambarkan manik-manik itu sebagai jejaring sosial tertua yang pernah diidentifikasi dan "koneksi gaya" Zaman Batu terjauh yang pernah didokumentasikan.

Meskipun mungkin saja manik-manik itu dapat ditukar secara langsung dengan cara tertentu, Miller berpikir bahwa kemungkinan besar yang dipertukarkan adalah pengetahuan tentang cara membuatnya.

Namun jejaring sosial ini tampaknya terhenti sekitar 33.000 tahun yang lalu di Afrika bagian selatan namun tetap dipertahankan di bagian timur. Baru pada sekitar 19.000 tahun yang lalu, manik-manik muncul kembali di Afrika Selatan

Peneliti yakin, terhentinya pembuatan manik-manik di Afrika bagian selatan pada 33.000 tahun lalu karena terjadi perubahan wilayah di daerah tersebut.

Ada sebuah fenomena metereologi yang menyebabkan banir di daerah tangkapan Sungai Zambezi. "Daerah ini menghubungkan Afrika timur dan selatan, dan banjir bisa menjadi penghalang interaksi manusia," kata Yiming Wang peneliti pasca-doktoral di departemen arkeologi di Institut Max Planck.

Penelitian ini memberi pemahaman baru ilmuwan untuk teori iklim agar lebih banyak lagi melakukan studi, seperti mengidentifikasi sumber telur burung unta menggunakan geokimia dan melacak pergerakan mereka di seluruh benua. (*)


Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada oleh dengan judul "Arkeolog Buktikan Orang Afrika 50.000 Tahun Lebih Dulu Mengenal Jejaring Sosial | Halaman Lengkap".

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut