Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya: Sebut Bukti APBN Dikelola Efektif Ekonomi Tumbuh 5,04 Persen
Advertisement . Scroll to see content

13 Perusahaan Siap Terbitkan 18 Surat Utang, Didominasi Sektor Keuangan dan Bahan Baku

Senin, 18 September 2023 | 05:00 WIB
  • author Tim iNews
13 Perusahaan Siap Terbitkan 18 Surat Utang, Didominasi Sektor Keuangan dan Bahan Baku
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna. (Foto : dok iNews)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Sebanyak 13 perusahaan tercatat (emiten) akan menerbitkan 18 surat utang atau efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS). Demikian publikasi dari  PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan 13 perusahaan tercatat itu berasal dari 7 sektor, dan akan menerbitkan 18 emisi baik obligasi maupun sukuk (obligasi syariah).

Perusahaan Konsumer

Menurut dia, dari 18 penerbitan surat utang tersebut, terdapat 3 perusahaan dari sektor keuangan, 3 perusahaan sektor bahan baku, 2 perusahaaan sektor energi, dan 2 perusahaan industri. 

"Sisanya adalah dari perusahaan konsumer nonsiklikal, kesehatan, hingga properti-real estate," kata Nyoman Yetna, dikutip Minggu (17/9/2023).

Sementara itu, hingga akhir pekan lalu, BEI telah menerima 76 emisi yang masuk, dengan total 50 penerbit yang mencatatkan surat utangnya.

"Pencapaian tersebut telah berhasil menghimpun dana investor sebanyak Rp86,6 triliun," ungkap Nyoman Yetna. (*)


Artikel ini telah tayang di www.inews.id dengan judul " 13 Perusahaan akan Terbitkan 18 Surat Utang, Terbanyak Sektor Keuangan dan Bahan Baku ", Klik untuk baca: https://www.inews.id/finance/bisnis/13-perusahaan-akan-terbitkan-18-surat-utang-terbanyak-sektor-keuangan-dan-bahan-baku.

Download aplikasi Inews.id untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
https://www.inews.id/apps

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut