get app
inews
Aa Read Next : Aion Mobil Listrik Baru dari China, Siap Jajal Pasar Otomotif Indonesia  

Bank-bank Besar China Digiring Masuk Jurang, Terjebak Utang Sektor Properti

Kamis, 14 Desember 2023 | 07:27 WIB
header img
China meminta bank-bank raksasa mendukung perusahaan-perusahaan properti yang sedang kesulitan. (Foto: Reuters)

BEIJING, iNewsSerpong.id - China meminta dukungan bank-bank raksasa untuk menopang perusahaan properti yang mengalami kesulitan dengan menambah beban di sektor perbankan.

Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) mungkin akan diminta untuk pertama kalinya memberikan pinjaman tanpa jaminan kepada pengembang, yang sebagian besar di antaranya telah gagal bayar atau hampir bangkrut.

Kebijakan penyelamatan sektor properti dapat mengancam prospek yang sudah suram. Bank seperti ICBC dan 10 bank besar lainnya mungkin tahun depan harus menyiapkan tambahan USD89 miliar untuk utang real estat bermasalah.

Turunkan Target Pertumbuhan

Menurut Bloomberg Intelligence, para pemberi pinjaman sedang mempertimbangkan opsi-opsi termasuk menurunkan target pertumbuhan dan merumahkan karyawan.

Shen Meng, seorang direktur di bank investasi Beijing, Chanson & Co, mengatakan, "Pemerintah tidak bisa hanya meminta bank-bank untuk bertindak tanpa memberikan solusi untuk masalah yang mereka hadapi," ujarnya.

Shen menggarisbawahi bahwa meskipun keuntungan terlihat baik di permukaan, kondisi aset dan kredit bermasalah tidak menjanjikan kebaikan dalam jangka panjang.

Bank-bank di China terjebak dalam perselisihan antara mendukung sektor properti untuk mendukung pemerintah daerah dan kebutuhan menjalankan bisnis secara sehat.

Meningkatkan laba menjadi tantangan yang sangat besar bagi beberapa bank. Beijing meningkatkan tekanan pada para pemberi pinjaman minggu lalu untuk menangani krisis properti.

Regulator sedang merancang daftar perusahaan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan bank, sambil mempertimbangkan opsi pinjaman tanpa jaminan bagi pengembang.

Pemerintah baru-baru ini memerintahkan bank-bank untuk menggulirkan utang pemerintah daerah dengan syarat yang menguntungkan untuk mencegah krisis di pasar senilai USD9 triliun. (*)


Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Rabu, 29 November 2023 - 14:12 WIB oleh Nanang Wijayanto dengan judul "Terjebak Utang Sektor Properti, Bank-bank Besar China Digiring Masuk Jurang".

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Berita iNews Serpong di Google News Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut