Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Setop Insecure Jadi Trader! HSB Punya Akun Demo Anti Zonk
Advertisement . Scroll to see content

NH Group Bersama GSI Investasi Senilai Rp 10 Triliun, Bangun Pabrik Truk dan Tongkang Listrik

Kamis, 30 April 2026 | 21:24 WIB
  • author Nurdin R Radin
NH Group Bersama GSI Investasi Senilai Rp 10 Triliun, Bangun Pabrik Truk dan Tongkang Listrik
Bangunan pabrik truk dan alat berat hingga tongkang listrik, NH Group dan Grand Seleron Indonesia tanam investasi senilai Rp10 triliun. (Foto: Ist)

BANTEN, iNewsSerpong.id - PT Nusantara Halid Group (NH Group) bersama Grand Seleron Indonesia (GSI) benamkan investasi senilai Rp10 triliun untuk proyek besar di Indonesia. Demikian disampaikan manajemen NH Group, Kamis (30/4/2026).  

Investasi bernilai jumbo itu, diperuntukkan pembangunan pabrik truk, alat berat, dan tongkang listrik pertama di Indonesia. Pusat produksi akan berdiri di Krakatau Industrial Estate, Cilegon, Banten.

Direktur Utama PT Nusantara Halid, Andy Nursyam Halid, mengatakan proyek ini turut melibatkan produsen baterai asal China, Global Mainstream Dynamic Energy Technology Ltd, sebagai pemasok utama Battery Energy Storage bagi kendaraan dan alat berat listrik.

Perjanjian Jual-Beli Lahan Industri

Langkah awal investasi ditandai penandatanganan Perjanjian Jual-Beli Lahan Industri (PJLI) seluas 8 hektare, antara PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) dengan PT. Almas Mandiri Anugerah (anak usaha dari GSI), akhir Februari lalu.

Ke depan, area industri itu akan diperluas hingga 50 hektare untuk pabrik truk, alat berat dan tongkang listrik dengan investasi tanah saja sebesar Rp. 1,2 triliun.

Sebagai tindak lanjut, Direktur Utama PT KSI, Dazul beserta Direktur Pemasaran Rachman, dan Manager Pemasaran Yoyok mengunjungi pabrik mobil listrik di Changzhou, China pada 3 April 2026.

Rombongan juga melihat langsung aplikasi pengisian bahan bakar listrik (BBL) untuk truk di Pelabuhan Changzhou, dimana pengisian BBL selama 1 jam dapat membuat truk bekerja selama 12 jam.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut