get app
inews
Aa Read Next : Ini Kecanggihan Mesin Turbo Yamaha, Akankah Dipakai NMax Terbaru?

Motor Turun Mesin, Akibat Oli Mesin Terus Berkurang

Minggu, 23 Juni 2024 | 05:00 WIB
header img
Menempuh perjalanan ratusan kilometer pemilik motor harus rutin memeriksa kendaraan, terutama oli mesin. (Foto: Wahana)

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Pemilik sepeda motor perlu secara rutin memeriksa kendaraan terutama ketersediaan oli mesin. Oli yang kering dapat berdampak buruk pada mesin motor, memicu kerusakan serius.

Oli atau pelumas merupakan komponen yang sangat penting pada sepeda motor, berfungsi untuk melumasi, membersihkan, mendinginkan, dan melindungi mesin.

Menurut laman resmi Wahana Honda, terdapat setidaknya tiga faktor yang dapat menyebabkan berkurangnya oli pada motor.

Pertama, terjadi kebocoran pada seal oli akibat penggunaan pelumas melebihi kapasitas atau karena usia seal yang sudah tua.

Kedua, terlalu banyak oli yang terbakar akibat kondisi shielding pada ring piston yang tidak optimal. Ketiga, jarangnya penggantian oli mesin meskipun telah digunakan dalam waktu yang lama.

Jika kondisi tersebut terjadi, berikut adalah beberapa dampak buruk dari kekurangan atau kekeringan oli mesin:

1.    Timbul Getaran dan Suara Tidak Normal pada Mesin

Saat oli dalam kondisi kotor atau habis, mesin akan bekerja lebih keras. Hal ini dapat menghasilkan gesekan yang tinggi, menyebabkan timbulnya getaran dan suara yang tidak nyaman dari motor.

2.    Konsumsi Bahan Bakar jadi Lebih Boros

Ketika mesin bekerja dengan lebih keras karena kekurangan oli, mesin akan membutuhkan lebih banyak tenaga, sehingga meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Penting bagi pemilik sepeda motor untuk secara rutin memeriksa tingkat oli mesin dan menggantinya sesuai dengan rekomendasi produsen, untuk menjaga kinerja dan keawetan mesin kendaraan. (*)

 

 

 

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut