get app
inews
Aa Read Next : Komisaris Utama Pertamina Dijabat Simon Aloysius Mantiri, Gantikan Ahok yang Mengundurkan Diri

Ahok: Saya Mau Kasih Solusi, Siap Jadi Gubernur Jakarta lagi

Minggu, 23 Juni 2024 | 10:52 WIB
header img
Ahok dalam acara Ask Ahok Anything (A3) (Foto: MPI)

JAKARTA, iNewsSerpong.id - Saat ini, Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku dirinya jauh lebih siap jika diberi kesempatan kembali memimpin Jakarta. Dia menyatakan siap menjadi Gubernur Jakarta lagi.

Hal itu disampaikan Ahok dalam acara Ask Ahok Anything (A3) yang digelar di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2024). Dalam kesempatan itu, dia mendapat pertanyaan dari salah satu peserta tentang apakah ada rencana tampil kembali dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024.

"Kalau saya dikasih kesempatan untuk jadi Gubernur Jakarta lagi, saya jauh lebih siap dan lebih baik daripada sebelumnya," kata Ahok.

Kasus Penistaan Agama

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu mengaku mendapatkan banyak pelajaran ketika dirinya menjalani hukuman penjara atas kasus penistaan agama. Di balik jeruji besi, Ahok mendapat pelajaran tentang arti kesabaran dan menghindari hal-hal yang bernuansa kontroversi. Dia hanya ingin fokus memberikan solusi.

"Saya nggak mau sesuatu yang nggak guna gitu, saya juga nggak mau kritik orang, nyerang orang, saya mau kasih solusi saja. Iya kan? Ngapain? Nanti biar aja masyarakat yang menilai, ngapain saya susah payah. Jadi saya bilang, saya jauh lebih siap dengan pembekalan seperti itu," ujarnya.

Kendati demikian, Ahok menyadari dirinya tak bisa memaksakan diri. Dia juga melihat sebagian kalangan masyarakat tidak suka terhadapnya karena dianggap kerap membuat keributan.

"Yang paling orang tidak suka itu, tadi saya dianggap membawa ketidakharmonisan di politik itu sendiri. Kalau nggak ada Ahok kan nggak ada demo, kalau nggak ada Ahok kan nggak ada yang ribut kan? Semua akan adem, akan nyaman-nyaman. Ini gara-gara lu (Ahok) jadi ribut," katanya.

Sementara itu, partainya saat ini yakni PDIP bukan partai pemenang Pileg di Jakarta. Oleh karena itu PDIP harus berkoalisi dengan partai lain.

"Politik itu maraton panjang, tapi jabatan itu betul-betul amanah dari Tuhan. Kita mau ngotot kayak apa pun nggak ada guna. Tapi minimal kita menyiapkan ini loh kebijakannya, programnya, visinya, strateginya," kata dia. (*)

 

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut