get app
inews
Aa Text
Read Next : HIKMAH JUMAT : Kunci Sukses Ibadah di Bulan Suci Ramadhan

HIKMAH JUMAT : Jangan Sia-siakan Bulan Ramadhan

Jum'at, 28 Februari 2025 | 06:00 WIB
header img
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. (Foto: Ist)

Penulis : Dr. Abidin, S.T., M.Si. -- Dosen Universitas Buddhi Dharma; Ketua Umum Yayasan Bina Insan Madinah Catalina; Ketua PCM Pagedangan, Tangerang

JUM'AT HARI ini adalah Jum’at terakhir sekaligus bisa jadi hari terakhir di bulan Sya’ban 1446 H. Menurut penanggalan dari Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT), bahwa 1 Ramadhan 1446 H akan dimulai hari Sabtu esok, bertepatan dengan 1 Maret 2025. 

Sebagaimana sudah kita ketahui bersama, Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Setiap tahun, Allah memberi kita kesempatan untuk membersihkan diri dari dosa, meningkatkan ketakwaan, serta memperbanyak amal ibadah.

Sayangnya, tidak semua orang mampu memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya. Justru banyak di antara kita yang menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat atau bahkan melalaikan kewajiban mereka.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban diceritakan bahwa suatu ketika Rasulullah SAW naik ke atas mimbar, ketika beliau naik ke atas tangga, beliau berkata “Aamiin”, lalu beliau naik lagi ke atas tangga (tingkat kedua) dan berkata “Aamiin”, lalu beliau naik lagi ke atas tangga  (tingkat ketiga) dan berkata “Aamiin”. 

Kemudian beliau berkata: “Jibril datang kepadaku dan berkata: ‘Wahai Muhammad, siapa saja yang mendapati bulan Ramadhan dan dia tidak diampuni, maka Allah melaknatnya’. Lalu aku (Rasulullah SAW) berkata: “Aamiin.”

“Jibril berkata lagi: ‘Dan siapa saja yang mendapati kedua orang tuanya masih hidup atau salah satunya, lalu dia masuk ke dalam neraka, maka Allah akan menjauhkannya dari rahmat-Nya.’ Aku katakan: “Aamiin.”

“Jibril berkata lagi: ‘Siapa saja yang ketika namamu disebutkan, lalu ia tidak bershalawat kepadamu, maka Allah akan melaknatnya, katakanlah aamiin, lalu aku katakan “Aamiin.”

Agar kita tidak termasuk ke dalam golongan orang yang dilaknat oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala karena telah menyia-nyiakan Ramadhan, maka sangat penting bagi kita untuk memahami keutamaan bulan Ramadhan dan bagaimana cara mengoptimalkannya.


Dr. Abidin, S.T., M.Si. (Foto : Dok Pribadi)
 

Keutamaan Bulan Suci Ramadhan

Ramadhan memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam Al-Qur'an maupun hadits Baginda Rasulullah SAW. Mari kita perhatikan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala yang artinya:

"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil)." (QS. Al-Baqarah [2]: 185)

Dari ayat ini, kita memahami bahwa Ramadhan adalah bulan istimewa karena di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an di bulan yang mulia ini.

Baginda Rasulullah SAW juga bersabda: "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa puasa Ramadhan yang dilakukan dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan membawa ampunan bagi dosa-dosa kita yang telah lalu. Ini adalah tawaran yang menggiurkan bagi kita manusia yang berlumur dosa. 

Dengan demikian, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk bertaubat dan kembali kepada Allah. Ramadhan merupakan bukti sayangnya Allah kepada hamba-hamba-Nya sekaligus memberikan kesempatan untuk menjadi orang bertakwa dan meningkatkan ketakwaannya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 183) 

Cara Mengoptimalkan Bulan Suci Ramadhan

Agar Ramadhan tidak terbuang sia-sia, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Memperbanyak ibadah adalah cara untuk mengoptimalkan bulan suci Ramadhan. Karena Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan ibadah kita, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Selanjutnya adalah menghidupkan malam dengan shalat tarawih dan qiyamullail. Baginda Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menghidupkan malam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)


Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia. (Foto: Ist)
 

Demikian pula dengan bersedekah dan berbuat baik, dimana Ramadhan adalah bulan berbagi. Baginda Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan. Dalam hadits disebutkan: "Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi ketika Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, menjaga lisan dan perbuatan merupakan cara lain yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan bulan Ramadhan. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak baik. Baginda Rasulullah SAW bersabda:"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makanan dan minumannya." (HR. Bukhari)

Yang tidak kalah pentingnya dilakukan di bulan suci Ramadhan adalah memperbanyak doa. Ramadhan adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Baginda Rasulullah SAW bersabda: "Tiga orang yang doanya tidak akan tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi." (HR. Tirmidzi)

Menghindari Kesalahan di Bulan Ramadhan

Meskipun Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, banyak orang yang tidak memanfaatkannya dengan baik. Ramadhan diperlakukan seperti halnya bulan-bulan yang lainnya, hari demi harinya berlalu tanpa peningkatan ibadah apapun. 

Yang terjadi adalah kesia-siaan waktu, perbuatan, dan bisa jadi malah terjerumus ke dalam kesalahan yang diperbuat selama bulan Ramadhan. Jika kita terjerumus ke dalam kesalahan di bulan Ramadhan, bisa jadi kita akan tergolong kepada orang mendapatkan laknat dari Allah. 

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan di bulan Ramadhan seperti tidur sepanjang hari. Banyak orang yang menghabiskan waktunya untuk tidur dan bermalas-malasan, sehingga kehilangan banyak waktu yang bisa digunakan untuk beribadah.

Kesalahan lainnya adalah banyak menonton hiburan yang tidak bermanfaat. Menghabiskan waktu dengan menonton acara yang tidak mendidik atau bahkan mengandung hal-hal yang dilarang dalam Islam.

Dua hal lain yang sebaiknya dihindari selama bulan suci Ramadhan adalah berbuka yangberlebihan. Makan berlebihan saat berbuka justru dapat menghambat ibadah, seperti shalat tarawih dan qiyamullail. Terakhir adalah tidak menjaga perkataan dan perbuatan. Banyak orang yang berpuasa tetapi tetap berkata kasar, bergunjing, atau melakukan maksiat.

Pembaca Hikmah Jum’at yang budiman, Ramadhan adalah kesempatan emas yang diberikan Allah kepada kita untuk meningkatkan ketakwaan, membersihkan diri dari dosa, dan mendekatkan diri kepada-Nya. 

Oleh karenanya, jangan sia-siakan bulan ini dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Optimalkanlah bulan Ramadhan dengan cara memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta menjaga lisan dan perbuatan. Semoga kita semua dapat menjalani Ramadhan dengan sebaik-baiknya dan meraih keberkahan serta ampunan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. (*)


Ramadhan adalah momentum terbaik untuk bertaubat dan kembali kepada Allah. (Foto: Ist)

 

Wallahu a’lam bish-shawab.

 

 

 

 

Editor : Syahrir Rasyid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut