Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Isu Menkeu Mundur Merebak, Mensesneg: Enggak Ada
Advertisement . Scroll to see content

Bank Diguyur Dana Rp200 Triliun, Ekonom Sebut tak Berdampak Signifikan

Senin, 15 September 2025 | 11:19 WIB
  • author Iqbal Dwi Purnama
Bank Diguyur Dana Rp200 Triliun, Ekonom Sebut tak Berdampak Signifikan
Ekonom menilai dana Rp200 triliun yang diguyur ke perbankan tak akan berdampak signifikan. (Foto: Ist)  

Konsumsi Masyarakat Bisa Naik

Bhima merekomendasikan penurunan pajak pertambahan nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 8 persen. Menurutnya, langkah ini dapat merangsang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan penerimaan negara melalui pajak penghasilan.

“Jika PPN diturunkan, konsumsi masyarakat bisa naik hingga 0,74 persen dan mendorong PDB hingga Rp133,65 triliun," tambahnya.

Riset Celios memperkirakan, penurunan PPN akan meningkatkan penerimaan pajak bersih hingga Rp1 triliun per tahun.

"Dari modeling, meskipun PPN turun, sumbangan PPh21 akan naik sebagai kompensasinya," pungkasnya. (*)

 

 

 

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut