Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Makan Malam Kebangsaan, Prabowo Bareng Mantan Presiden hingga Ketum Parpol
Advertisement . Scroll to see content

Guru Madrasah Yang Terlupakan, Kok Bisa?

Selasa, 04 November 2025 | 08:08 WIB
  • author Penulis : Syahrir Rasyid
Guru Madrasah Yang Terlupakan, Kok Bisa?
Aspirasi para guru madrasah akhirnya sampai ke Istana Negara. (Foto: Ist)

Penulis : Syahrir Rasyid -- Pimpinan Redaksi iNewsSerpong

ASPIRASI para guru madrasah akhirnya sampai ke Istana Negara. Perwakilan organisasi guru madrasah diterima langsung oleh Wakil Menteri Sekretariat Negara, Juri Ardiantoro, di Kantor Kementerian Sekretariat Negara.

Awalnya, para perwakilan berharap bisa menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Namun, sang presiden yang dikenal memiliki komitmen kuat terhadap dunia pendidikan tengah melakukan perjalanan ke Korea Selatan untuk menghadiri KTT APEC.

Kedatangan mereka membawa satu harapan besar: agar pemerintah memberi afirmasi bagi guru madrasah untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa pemerintah memahami keresahan para guru madrasah yang merasa belum mendapatkan perlakuan setara dengan guru di sekolah umum, terutama soal status kepegawaian.

“Masalahnya, proses pengangkatan guru menjadi ASN atau PPPK tidak sesederhana itu,” jelas Juri, Kamis (30/10/2025), seperti dikutip dari iNewsSerpong.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia — baik di sekolah umum maupun di madrasah.

Gajah Pun Menangis

Dua orang pengunjung kebun binatang sedang bertaruh: siapa yang bisa membuat gajah menangis akan ditraktir makan siang.

Orang pertama mendekati gajah dan membisikkan sesuatu — gajah tetap diam.

Giliran orang kedua maju, membisikkan sesuatu ke telinga gajah yang besar itu, dan spontan gajah langsung menangis tersedu-sedu.

Orang pertama penasaran, “Kamu bilang apa sama gajah?”

Orang kedua menjawab pelan, “Saya cuma bilang, tahukah kamu nasib guru madrasah di Indonesia?”

Tentu ini hanya lelucon. Tapi tangisan gajah itu seakan mewakili duka para guru madrasah — para pejuang ikhlas yang terus mengabdi demi mencerdaskan generasi Islam, meski hidup dalam keterbatasan.

Editor: Syahrir Rasyid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut