AS Buka Kartu: Inilah Inti Dakwaan 25 Halaman terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Pemerintah AS menuding rezim Maduro memberi perlindungan hukum, logistik, bahkan diplomatik bagi para penyelundup narkoba, dengan mengetahui bahwa tujuan akhir barang haram itu adalah pasar Amerika.
Jaksa juga menuduh Maduro mengendalikan geng-geng bersenjata yang disponsori negara.
Dalam dakwaan disebutkan adanya perintah penculikan, pemukulan, hingga pembunuhan terhadap pihak-pihak yang dianggap mengganggu jalur perdagangan narkoba.
Putra Maduro bahkan dituduh terlibat langsung dalam pengiriman ratusan kilogram kokain, menggunakan pesawat pribadi dan kontainer logam untuk menyelundupkan narkoba ke Miami dan New York.
Pemerintah AS menyebut dakwaan ini sebagai upaya penegakan hukum. Namun bagi banyak pihak, langkah ini dipandang sebagai gempa geopolitik yang berpotensi mengubah tatanan dunia. Apakah ini murni hukum, atau babak baru pertarungan kekuasaan global?
Kasus ini kini bukan hanya soal Maduro—melainkan soal batas antara hukum, politik, dan kekuatan negara adidaya. (*)
Editor : Syahrir Rasyid