Wajib Waspada! Virus Nipah Mengintai Dunia, Ahli Bongkar Alasan Ancaman Nyata di Depan Mata
JAKARTA, iNewsSerpong.id – Dunia belum benar-benar bernapas lega dari bayang-bayang pandemi, ancaman baru kini muncul ke permukaan.
Virus Nipah, penyakit mematikan dengan tingkat kematian tinggi, kembali menjadi sorotan setelah merebak di India dan menunjukkan tanda paling mengkhawatirkan: penularan antarmanusia.
Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengungkapkan kasus awal terjadi di Kota Barasat, West Bengal.
Dari titik ini, virus menyebar ke tiga orang lain. Total lima kasus terkonfirmasi, membuat sekitar 100 orang harus dikarantina ketat.
“Ini sinyal bahaya. Penularan antarmanusia berarti risikonya melonjak tajam,” tegas Prof Tjandra, Senin (26/1/2026).
Virus Nipah adalah virus zoonotik ganas yang berasal dari hewan, terutama kelelawar dan babi, lalu melompat ke manusia.
Penularan bisa terjadi lewat kontak langsung hingga makanan yang terkontaminasi.
Yang membuat dunia cemas, gejala awal Nipah sering tampak ringan seperti flu. Namun dalam waktu singkat, virus ini bisa menyerang paru-paru dan otak, menyebabkan pneumonia berat hingga radang otak.
Angka kematiannya tak main-main: 40 hingga 75 persen.
Lebih mengkhawatirkan lagi, hingga kini belum ada vaksin maupun obat khusus. Indonesia dan negara-negara sekitar diminta meningkatkan kewaspadaan. Dunia sedang diingatkan: ancaman nyata bisa datang kapan saja. (*)
Editor : Syahrir Rasyid