Mengetuk Pintu Langit di KM 50: PUI Gelar Doa Bersama untuk Keadilan
JAKARTA, iNewsSerpong.id - Persaudaraan Umat Islam (PUI) menunjukkan kepeduliannya melalui aksi yang lebih teduh. Usai Shalat Jumat (27/3/2026), sekitar 50 anggota PUI berkumpul di lokasi kejadian Kilometer 50 (KM 50) Tol Jakarta-Cikampek untuk menggelar doa bersama.
Dalam suasana khusyuk dan penuh empati, para peserta memanjatkan doa bagi para korban yang berpulang dalam peristiwa 7 Desember 2020 silam. PUI memandang aksi ini sebagai panggilan nurani untuk mengingatkan bahwa di balik setiap catatan hukum, ada sisi kemanusiaan dan keluarga yang masih menyimpan harapan.
"Kami hadir di sini bukan untuk membuat gaduh. Kami hadir untuk berdoa, untuk mengingatkan bahwa keadilan tidak boleh kedaluwarsa," kata Koordinator PUI, Sjahrir Jasim.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian gerakan moral PUI yang dimulai sejak Kamis (26/3/2026).
Melalui momen doa bersama ini, PUI berharap agar proses hukum dapat berjalan lebih transparan dan menyeluruh. Mereka juga menitipkan harapan kepada Komisi III DPR untuk terus mengawal isu ini agar rasa keadilan dapat dirasakan oleh semua pihak tanpa kesan tebang pilih.
"PUI tidak akan berhenti bersuara selama keadilan belum ditegakkan. Kami akan terus hadir, terus berdoa," tutup Sjahrir.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta