Transisi Energi Industri Farmasi Masuki Babak Baru, PLTS Dipasang Tanpa Hentikan Produksi
Sistem tersebut diproyeksikan mampu menghemat biaya listrik hingga Rp70 juta per tahun dan menekan emisi karbon sebesar 573,17 ton CO2 per tahun.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, penggunaan energi surya juga diharapkan memperkuat daya saing industri farmasi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Keberhasilan proyek ini menegaskan bahwa energi terbarukan dapat diimplementasikan secara aman tanpa mengganggu jalannya industri.
Model ini pun dinilai berpotensi menjadi acuan bagi sektor manufaktur lain dalam mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.
Dayabumi Energi merupakan perusahaan energi bersih yang berdiri pada 2025 dan fokus pada pengembangan pembangkit listrik tenaga surya.
Sebagai bagian dari Dayabumi Group, perusahaan ini mengedepankan keandalan sistem, efisiensi operasional, dan penerapan prinsip ESG. (*)
Editor: Syahrir Rasyid