get app
inews
Aa Text
Read Next : Antisipasi Konflik Timur Tengah, Pertamina Jamin Pasokan Energi Nasional Tetap Aman

Sawit Indonesia Menuju Era Biodiese B50, Produksi Melimpah, Kesiapan Infrastruktur Pabrik Jadi Kunci

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:44 WIB
header img
Industri kelapa sawit Indonesia memasuki babak baru pada 2026 dengan fokus pemerintah memperkuat ketahanan energi melalui program Biodiesel B50. Foto: Ist

Tantangan Operasional di Balik Target Besar

Langkah besar menuju B50 menuntut pabrik pengolahan CPO bekerja dengan beban yang lebih berat dan konsisten. Untuk menjaga pasokan minyak sawit mentah yang berkualitas bagi industri biodiesel, efisiensi operasional pabrik tidak boleh terganggu.

Kebutuhan akan komponen mekanis seperti conveyor chain, sprocket, dan sistem transmisi pun meningkat drastis. Komponen-komponen inilah yang memastikan tandan buah segar (TBS) bergerak di jalur produksi selama 24 jam penuh guna memenuhi target serapan B50 yang tinggi.

PT Sinar Bintang Jaya Makmur (SBJM), melalui merek CULLENS, hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Perusahaan penyedia komponen industri ini melihat bahwa kesuksesan program energi nasional sangat bergantung pada ketahanan mesin-mesin di lapangan.

“Industri pengolahan kelapa sawit adalah tulang punggung program energi kita. Keikutsertaan kami dalam ajang seperti Palmex Indonesia 2026 adalah untuk memastikan pabrik-pabrik sawit memiliki akses terhadap komponen transmisi yang tangguh dan teruji,” ungkap Marketing PT SBJM wilayah Kalimantan Barat, Senin (11/5/2026).

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut