Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Antisipasi Konflik Timur Tengah, Pertamina Jamin Pasokan Energi Nasional Tetap Aman
Advertisement . Scroll to see content

Sawit Indonesia Menuju Era Biodiese B50, Produksi Melimpah, Kesiapan Infrastruktur Pabrik Jadi Kunci

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:44 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Sawit Indonesia Menuju Era Biodiese B50, Produksi Melimpah, Kesiapan Infrastruktur Pabrik Jadi Kunci
Industri kelapa sawit Indonesia memasuki babak baru pada 2026 dengan fokus pemerintah memperkuat ketahanan energi melalui program Biodiesel B50. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsSerpong.id – Industri kelapa sawit Indonesia memasuki babak baru pada tahun 2026. Fokus pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi melalui program Biodiesel B50 telah menjadi motor utama yang menggerakkan seluruh ekosistem sawit, mulai dari perkebunan hingga industri manufaktur komponen pabrik pengolahan.

Di tengah implementasi perluasan program B50 tahun ini, Indonesia kian mengukuhkan posisinya sebagai produsen minyak sawit terbesar dunia. Data GAPKI menunjukkan produksi CPO nasional sepanjang 2025 melonjak menjadi 51,66 juta ton. Angka ini merupakan modal kuat bagi Indonesia untuk memenuhi ambisi kedaulatan energi tanpa mengabaikan pasar ekspor.

Bukan sekadar ambisi domestik, nilai ekspor CPO dan turunannya pada awal 2026 juga tetap perkasa dengan nilai USD4,69 miliar, tumbuh 26,4%. Angka-angka ini menjadi sinyal bahwa hilirisasi sawit, baik untuk pangan maupun energi (biodiesel), berjalan beriringan secara positif.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut